Ternyata Palangkaraya Punya 7 Camilan Tang Enak Lho !

Kota Palangkaraya yang terletak di Provinsi Kalimantan Tengah ini sempat menjadi salah satu lokasi pilihan dari Ibu Kota baru. Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk memindahkan Ibu Kota baru itu ke Kalimantan Timur.

Walaupun begitu, kota Palangkaraya tetap memiliki banyak sekali daya tarik. Misalnya dari wisata samapi dengan camilan khasnya.
Nah, kalian penasaran apa saja camilan khas dari kota Palangkaraya? Yuk simak artikel ini!

1.      Keripik Kalakai
Kalakai merupakan salah satu tanaman yang tumbuh di Kota Palangkaraya. Daun dari tanaman ini biasa diolah menjadi keripik oleh masyarakat suku Dayak dengan campuran bumbu tepung. Disebut juga dengan pakis, kalakai memiliki segudang kandungan gizi seperti zat besi dan tinggi vitamin C serta beta karoten. Keripik kalakai merupakan camilan khas Dayak. Keripik ini juga banyak ditemukan di pusat oleh-oleh dan dibandrol dengan harga Rp 10.000 - Rp 20.000 per bungkusnya.

2.      Hintalu Karuang
Camilan ini memiliki bentuk seperti biji salak. Namun, bahan dasarnya adalah terbuat dari tepung ketan yang disajikan bersamaan dengan kuah campuran gula merah dan santan. Di Palangkaraya atau pun beberapa daerah lain di Kalimantan sangat sering mengonsumsi makanan ini saat bulan puasa untuk sajian berbuka atau pun saat ada acara-acara. Rasanya yang manis dengan tekstur kuah yang kental. Bulatan hintalu karuang dengan teksturnya kenyal saat digigit. Kamu wajib coba makanan yang satu ini!

3.      Kenta
Kue kenta ini menjadi makanan yang khas dari suku Dayak. Camilan yang berasal dari Palangkaraya ini terbuat dari ketan padi yang telah disangrai hingga kering dan ditumbuk hingga berbentuk pipih. Konon kabarnya, kenta ini sudah jadi camilan langka di Palangkaraya. Sebab proses pembuatannya yang cukup rumit, yakni membuatnya dilakukan minimal oleh 5 orang dan memakan waktu sampai satu hari penuh.
4.      Gagatas
Camilan ini juga sangat dikenal dengan nama gue getas. Terbuat dari beras ketan yang digoreng dengan lapisan gula merah tentu menambah cita rasa penikmatnya. Bentuk kue gagantas mirip sekali dengan kue gemblong.

5.      Ampal Jawau
Bosan dengan kue dengan berbahan dasar tepung? Ampal Jawau bisa jadi salah satu jawabannya karena kue ini berbahan dasar singkong rebus yang dicampur dengan parutan kelapa. Proses pembuatannya juga terbilang sederhana dan sangat mudah. Singkong direbus kemudian ditumbuk dan dicampur dengan parutan kelapa. Lalu dibentuk bulat dengan cara dikepal-kepal dan digoreng dengan diberi celupan tepung terlebih dulu.

6.      Wadai Baceper
Wadai Baceper ini biasa dinikmati ketika sore hari. Camilan dari Palangkaraya ini termasuk kue basah yang dibuat dengan bahan dasar santan dan tepung beras. Kue ini disebut juga dengan kue ceper. Wadai ceper adalah makanan khas yang banyak dijual selama bulan Ramadan.

7.      Lamang
Tak hanya di Sumatera saja, tetapi di Kota Palangkaraya juga memiliki Lamang sebagai camilan khasnya. Makanan ini juga terbuat dari beras ketan dan dibuat menggunakan bambu sehingga memiliki rasa yang lebih nikmat. Beras ketan dalam bambu yang dibakar dengan bara api ini memiliki rasa yang gurih. Hal ini juga dikarenakan campuran seperti garam dan juga kelapa di dalam nya.