Articles by "Blog"

Showing posts with label Blog. Show all posts


Teknologi sekarang sangatlah berkembang dengan pesat sekali. Berbagai bidang dalam kehidupan pasti lah memanfaat kan teknologi, tidak ada yang tidak memakai teknologi. Disini kita akan membahas tentang beberapa jenis-jenis teknologi yang di gunakan untuk berbagai bidang.

Berikut beberapa jenis-jenis teknologi yang diguakan dalam berbabagi bidang

1.       Teknologi dalam bidang ekonomi
Kemajuan yang sangat pesat sekali dalam teknologi membuat bidang ekonomu pun menjadi berkembang pesat karena system keuangan yang di gunakan menggunakan teknologi yang sangat canggih sekali berbeda sekali dengan zaman dahulu, orang-orang melakukan transaksi secara tatap muka dan berhadapan satu dengan yang lainnya atau bisa di sebut secara nyata. Pada zaman sekarang transaksi jual beli kini beralih menjadi oline hanya dengan handphone atau computer saja. Selain itu juga system transaksi pun juga sangat lah berubah karena Sekarang transaksi menggunakan e-money.
2.       Teknologi dalam bidang pangan
System pertanian pada masa sekrang tentulah sangat berbeda sekalu dengan system pertanian pada dahulu kala, misalah nya dalam proses penanaman, membajak sawah, proses pemanenan dan masih banyak lagi terknologi yang di gunakan pada bidang pangan ini.
3.       Teknologi dalam bidang informasi
Kemajuan teknologi informasi ini di tandai dengan sangat mudah nya masyarakat zaman sekarang untuk mengakses dan mendapatkan informasi. Sekarang akses informasi sangat lah cepat sekali karena pada zaman sekarang informasi di akses melalu internet, dimana pun dan kapan pun dapat mengakses informasi apa saja.
4.       Teknologi dalam bidang komunikasi
Teknologi komunikasi yang berkembang sangat pesat ini membuat semua orang dengan mudah nya untuk berkomunikasi satu dengan yang lainnya walau pun dengan jarak yang sangat jauh sekali pun.

5.       Teknologi dalam bidang trasportasi
Kemajuan teknologi dalam bidang transportasi ini mempermudah masyarakat dalam bepergian dari satu tempat ketempat lainnya dan juga mempermudah seseoramg untuk menggangkut barang danganan, barang pribadi dan masih banyak lainnya.
6.       Teknologi dalam bidang medis
Salah satu bukti kemanjuan teknologi yang sangat pesat dalam dunia medis membuat banyak sekali penemuan-penemuan terbaru seperti penemuan vaksinasi, alat-alat penunjang kesembuhan pasien, obat-obatan yang dulu tak pernah ada, dan masih banyak lagi kemanuan teknologi dalam bidang medis sekarang ini.
7.       Teknologi dalam dunia pendidikan
Salah satu dampak positif dari kemajuan teknologi pada saat ini adalah dalam dunia Pendidikan karena sisitem Pendidikan pada saat ini sangat lah berkembang sekali dan jauh lebih baik missal dari tenang kependidikannya, murid yang sangat mudah memahami metode dan materi pembelajaran, dan masih banyak kemajuan teknologi dalam Pendidikan masa kini.

Dan inilah beberapa kemajuan teknologi pada berbagai bidang dalam kehidupan sehari-hari dan masih banyak lagi kemajuan teknologi yang mempengaruhi dunia saat ini. Semoga bermanfaat artikel ini dan terus berlajar lebih baik lagi dengan memanfaat kan sebaik mungkin kemajuan teknologi sekarang ini.


Menulis merupakan ruang yang tak akan terbatas untuk menuangkan imajinasi dalam pikiran kita. Mulai dari sekadar menulis status di sosial media, atau karya-karya puisi, cerita pendek, bahkan sampai konten di blog. Tanpa sadar, membaca dan menulis udah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian kita.
Nah, beberapa dari kamu mungkin pengen lebih serius dalam menulis dan meningkatkan kemampuan menulis kamu, baik itu untuk sekadar mengisi postingan blog pribadi maupun yang emang profesional dan telah menelurkan buku.

1. Sering-sering baca karya penulis ternama

Sering-sering baca
Sering-sering membaca karya sastra penulis-penulis yang lebih dulu tenar akan membuatmu lebih peka dalam menulis nantinya. Membaca juga bisa menjadi proses meniru karya-karya besar (dalam artian baik sih). Kalo kamu jarang membaca, kamu gak akan tau seperti apa tulisan yang bakal jadi hits atau bagaimana menuliskannya.
Sebagai penulis, membaca adalah awal yang baik untuk segalanya. Lewat ini, kamu akan tau gimana mekanisme penulisan yang baik, dan gaya seperti apa yang cocok buatmu. Membaca juga bisa membuahkan pandangan atau inspirasi baru untuk tulisanmu.

2. Banyak-banyak berlatih

Sering nulis
Ibarat pisau yang perlu diasah biar tetap tajam, kemampuan menulismu juga harus dilatih setiap hari agar kamu bisa menulis dengan semakin baik ke depannya. Menulislah sesering mungkin: di blog, buku harian, atau media sosial tentang kamu, pacarmu, pengalamanmu, atau apapun yang bisa kamu tuangkan menjadi tulisan. Makin sering kamu latihan, tulisanmu akan makin tajam, dan kamu juga akan bisa semakin lepas dalam mengekspresikan pikiranmu,

3. Selalu catat idemu

Tulis idemu dimanapun dan kapanpun
Ke manapun kamu pergi, selalu bawa sebuah buku catatan kecil bersamamu. Nah, setiap ada ide yang terlintas di kepalamu, langsung tuliskan aja. Jangan terbiasa nunggu nanti, karena ide-ide tersebut gampang menguap dari pikiranmu. Mereka bisa berupa ide cerita, artikel, dan karakter,
Tuliskan juga percakapan menarik yang kamu dengar, bait lagu atau puisi yang membuatmu tergugah, atau bisa juga detil visual dari tempat yang kamu lewati. Ketika kamu baca ulang catatan ini, mungkin aja ada bagian yang menginspirasi kamu atau justru bisa langsung dimasukkan ke cerita yang lagi kamu garap.

4. Ciptakan ritual menulis

Ritual menulis
Sisihkan waktu khusus dalam satu hari untuk menulis tanpa gangguan, dan jadikan kegiatan ini rutinitas kamu. Kamu bisa ambil waktu pagi, siang, atau tengah malam. Tapi pastikan kamu melakukannya setiap hari setidaknya setengah jam. Lama-lama, kamu akan punya konsentrasi dan kesabaran yang cukup untuk menulis selama beberapa jam per hari. Itu semua bakal membantu kamu jadi penulis yang lebih baik.

5. Tulis aja!

Tulis aja, biarkan mengalir.
Waktu kertas atau layarmu kosong karena kamu gak tau mau nulis apa, jangan tergoda untuk melakukan hal yang akan memecah konsentrasimu — seperti ngecek Facebook atau rebus mie instan. Jangan. Tetaplah gerakkan jemarimu dan mulailah menulis apapun yang terlintas di kepalamu.
Ketika kamu udah memulai, proses yang berikutnya akan jadi lebih gampang. Biarkan aja segala ide mengalir, dan kerjakan tanpa berharap jadi sempurna. Semua bisa diperbaiki nanti. Yang penting, tetaplah berada di aliranmu. Kuncinya adalah memulai.

6. Hilangkan semua gangguan.

Bebaskan dirimu dari gangguan
Menulis akan kurang berjalan dengan baik kalo ada banyak hal yang mengalihkan konsentrasimu, seperti suara-suara bising atau multitasking. Menulis perlu dilakukan dalam keadaan tenang dan bebas gangguan.
Matikan aplikasi pesan instan, e-mail, telepon genggam, TV, dan bereskan mejamu. Kunci pintu kamarmu: pastikan gak ada orang yang bisa menginterupsi kamu saat kamu sedang menulis.

7. Rencanakan apa yang mau kamu tulis, lalu tuangkan.

113
Kalo poin 5 di atas adalah buat memaksa kamu menulis dari kekosongan, merencanakan berarti kamu udah punya ide yang mau kamu tulis. Bakal bermanfaat kalo kamu udah punya sebelum kamu mulai duduk dan menulis. Kamu gak perlu bingung lagi cari-cari ide buat tulisanmu, karena proses brainstorming telah kamu lakukan lebih awal.

8. Bereksperimen

Bereksperimen dengan gaya dan kata-kata
Mengikuti jejak penulis-penulis besar bukan berarti meniru mereka sama persis. Cobalah hal-hal baru, ambil bagian kecil dari beragam penulis  favoritmu dan bereksperimenlah dengan gaya menulismu sendiri. Kamu bisa mencoba atau bahkan menemukan kata-kata baru. Mencoba banyak hal akan membuatmu kaya, dan kamu akan menemukan mana yang cocok sama style-mu.

9. Revisi

Revisi
Nah, ketika kamu udah berhasil menuangkan idemu ke dalam teks, bereksperimen, dan membiarkan semua mengalir keluar, kamu perlu kembali lagi ke belakang dan membaca ulang tulisan yang udah kamu buat.
Banyak penulis yang ogah melakukan revisi karena itu dianggap menyita waktu. Tapi kalo kamu mau jadi penulis yang baik, kamu harus sadar bahwa selalu ada yang harus diperbaiki dari draft pertamamu. Baca ulang semuanya, perbaiki paramasastra yang keliru, ejaan yang salah, maupun kalimat yang kurang pas dan membingungkan.

10. Bikin yang ringkas

Ringkas aja
Saat kamu merevisi tulisanmu, sunting ulang kalimat dan paragraf. Buang hal-hal yang gak penting dan pertahankan yang esensial. Kalimat yang sederhana tapi jelas lebih baik daripada kalimat yang bertele-tele.

11. Gunakan kalimat yang mengena

Kalimat sederhana yang mengena
Setelah kamu bisa membuat kalimat yang lebih ringkas dan esensial, fokuskan untuk bikin kalimat yang mengena pada pembaca, yang menimbulkan kesan kuat dan berkarakter. Gak harus tiap kalimat juga sih, karena kamu kan butuh variasi. Ini lebih gampang dilakukan pada saat merevisi tulisanmu, karena mungkin kamu belum mendapat idenya pada draf awal.

12. Dapatkan umpan balik

Dapatkan umpan balik
Setelah kamu selesai dengan tulisanmu, temukan orang untuk membaca tulisanmu: kalo bisa sih penulis yang kamu anggap lebih berpengalaman atau seseorang yang sering membaca dan bisa ngasih kamu umpan balik yang jujur dan cerdas. Dengarkan mereka dan pahami dengan baik setiap kritikannya, karena itulah yang nantinya akan membuatmu berkembang lebih jauh.

13. Buat tulisanmu agar bisa dibaca khalayak luas.

Bawa karyamu ke khalayak luas
Kalo kamu udah punya karya, bikin biar karyamu bisa dibaca khalayak luas. Bisa kamu terbitkan sendiri jadi buku (kamu bisa nerbitin buku sendiri di situs semacam Nulis buku), atau kamu posting di blog. Promosikan juga hasil publikasi karyamu lewat jejaring sosial biar makin banyak yang baca.

14. Berusaha lebih komunikatif

Lebih komunikatif
Terdapat berbagai macam gaya menulis. Ada yang baku dan serius, ada juga yang santai dan seperti orang yang bercakap-cakap. Kamu harus komunikatif alias tahu apa yang bisa dimengerti dan diterima pembacamu. Terlepas dari itu, tetap perhatikan tata bahasa dan tanda baca. Gampang kok kalo kamu udah terbiasa.

15. Memberikan kesan yang kuat pada awal dan akhir tulisan

Awal dan akhir yang berkesan
Penting dari sebuah tulisan untuk memiliki bagian awal yang bisa “mencuri” perhatian. Jika bagian awal tulisanmu gak mengena bagi pembaca, mereka akan malas baca bagian selanjutnya.
Jadi setelah kamu menyelesaikan draf awal, luangkan sedikit waktu untuk menyusun awal yang bagus. Buat mereka tertarik untuk terus membaca sampai selesai. Jangan lupa membuat akhir yang kreatif, biar pembaca menantikan tulisanmu yang selanjutnya.

Jadi seorang penulis itu memang gak bisa instan. Semua ada prosesnya, dan lewat proses inilah kamu berkembang menjadi penulis yang lebih baik. Yang penting, selaluproduktif dan terus berkarya. Mudah-mudahan tipsnya bermanfaat buat kamu semua.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.